Profil Senatus Bejana Rohani Jakarta

SENATUS INDONESIA

SENATUS SINAR BUNDA KARMEL MALANG

Wilayah: Sulawesi, Indonesia Timur, Jawa Tengah dan Jawa Timur

 

SENATUS BEJANA ROHANI JAKARTA

Wilayah: Sumatera, Kalimantan, Jakarta dan Jawa Barat

 

Legio Maria didirikan di Dublin, Irlandia Utara, pada tanggal 7 September 1921. Legio Maria dikenalkan dan disebarluaskan ke seluruh penjuru dunia oleh para duta Legio yang dinamakan envoy. Pada tahun 1951 diutus seorang envoy yang bernama Miss Theresia Shu (seorang Legioner di Universitas Hongkong) ke Indonesia untuk mendirikan Legio. Miss Theresia Shu masuk melalui kota Medan, Sumatera Utara dan mendirikan presidium pertama di sana kemudian disusul presidium lain di daerah lain sekitar Sumatera seperti Padang, Pekanbaru, Sidikalang, Tanjung Karang dan Pangkal Pinang. Legio juga menyebar ke Pulau Kalimantan yakni Pontianak, Singkawang, Sambas dan terus ke arah timur, Pulau Flores Nusa Tenggara Timur yakni Maumere.

 

Pada tahun 1952, Pater Paul Janssen CM, yang baru kembali dari Filipina, tempat Legio Maria berkembang dengan pesat, mendirikan presidium pertama di Pulau Jawa di Kediri, Jawa Timur. Pada tahun yang sama juga didirikan sebuah presidium di Surabaya dan tidak lama lagi disusul sebuah presidium di Malang, Blitar dan Madiun pada tahun 1953.

 

Setelah beberapa presidium bermunculan sejak berdirinya pada tahun 1953 maka pada tahun 1954 didirikan Kuria Malang. Legio Maria berkembang pesat di Keuskupan Malang sehingga pada tahun 1961 Kuria Malang diangkat menjadi Komisium Malang. Sementara itu, Konsilium menilai bahwa Legio Maria telah mulai cukup berakar di Indonesia dan perlu ada Dewan Senatus untuk mengawasi kegiatan Legio Maria di Indonesia maka pada tanggal 5 Juli 1964, Komisium Malang ditingkatkan statusnya menjadi Senatus Malang.

 

Pada saat ini Legio Maria sudah hampir merata ada di seluruh Indonesia termasuk di Jakarta yang baru dimulai dengan presidium sekitar tahun 1977-1978. Di Jakarta Legio Maria berkembang dengan pesat. Di Jawa Barat dimulai pada tahun 1956 menyebar ke Cirebon, Yogyakarta pada tahun 1969 dan meluas ke Semarang dan Surakarta. Dan pada tanggal 29 Maret 1987 didirikan Dewan Senatus kedua di Indonesia yakni Senatus Jakarta.