Bacaan Rohani : Buku Pegangan Hal 334 Bab 39 Point 33 ” Legioner harus berada di garis depan dalam medan pertempuran Gereja “
Kita para legioner berada dalam suasana sosial yang kompleks, termasuk keberadaan pengajaran kekristenan yang beragam.Akibatnya pemaknaan terhadap pribadi Yesus juga sangat beragam – dan banyak di antaranya yang tak sejalan dengan pengajaran iman Katolik. Kedangkalan pengertian terhadap iman Katolik akan membuat kita mudah diresapi dengan ajaran-ajaran ke-kristenan yang tidak benar.Menyikapi hal ini para legioner perlu mengembangkan sikap mau belajar segala hal tentang Kekatolikan secara lebih mendalam. Kemauan belajar dan menghayati iman Katolik adalah bagian mendasar pertempuran legioner di barisan terdepan Gereja.
Gereja Katolik menerbitkan Katekismus sebagai salah satu sumber pengajaran resmi. Marilah kita menimba banyak hal benar daripadanya , sehingga kita juga terhindar dari praktek-praktek yang salah (contoh: menganggap air suci atau rosario sebagai benda keramat, mengukur iman seseorang dari kemampuan supranaturalnya atau pengalaman mujizat yang bombastis). Orang-orang suci bukanlah mereka yang melakukan hal-hal besar dan berbagai mukjizat namun mereka yang menghayati Iman Katoliknya secara benar dan tulus serta melakukan ajaran Kristus. Dalam memaknai segala hal yang terjadi, Gereja juga mengajak kita bukan hanya menggunakan kedalaman hati dan rasa namun juga menggunakan akal budi yang sehat.
Marilah kita mempelajari dan menghayati ajaran Gereja Katolik sebagai kebiasaan harian Legio Maria.
Oleh : RD Petrus Tunjung Kusuma
