Gereja adalah persekutuan umat beriman

Bacaan Rohani : Buku Pegangan Legio Maria halaman 70, Subbab 6: ‘Buah-hasilnya adalah Idealisme dan Tindakan yang Penuh Semangat.”

Gereja adalah persekutuan umat beriman

Sebagai pesekutuan, maka gerak langkah setiap bagian dalam pesekutuan ini harus senada dengan gerak langkah Gereja. Apa yang menjadi sukacita dan penderitaan Gereja seyogyanya menjadi sukacita dan penderitaan kita semua – termasuk Legio Maria. Misalnya: Bila Gereja gigih memperjuangkan perhatian pada lingkungan hidup, maka hendaknya Legio Maria juga mengambil peran memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup. Den gan demikian Legio Maria harus mampu mengemban tugasnya sebagai pembawa ‘wajah Gereja’ .

Home vs House

Home adalah kata bahasa Inggris yang berarti rumah, dalam arti suasana kebersamaan, ikatan kasih,dan semangat saling mendukung. Home menunjukkan aspek-aspek kejiwaan dan kerohanian dari para penghuninya. Sedangkaun House adalah kata bahasa Inggris yang berarti rumah dalam arti ‘benda yang kelihatan dan sifatnya mati’. House merujuk pada tembok, atap, pintu, jendela, toilet, pagar, dan lain-lain. Legio Maria sebagai komunitas umat beriman selayaknya mampu menjadikan presidium/kuria/komisium/regia/senatus menjadi sebuah HOME alih-alih menjadi sebuah HOUSE. Dengan demikian Legio Maria menjadi rumah kita yang mampu memberikan kekuatan, ikatan kasih, dan daya dukung bagi kita dalam menghadapi kehidupan. Dari Legio kita menimba inspirasi hidup dan menjadikannya sumber pertumbuhan iman. Mengelola Legio Maria sebagai house tidak akan membuat para penghuni bertumbuh. Jadi mari kita upayakan agar Legio Maria adalah HOME bagi para anggotanya.

Oleh : Frater Robertus Guntur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *