Kabar Senatus Agustus 2020

“Kamu lihat, bahwa iman bekerja sama dengan perbuatan, dan oleh perbuatan itu iman menjadi sempurna” (Yak 2 : 22)


Terima kasih kepada bapak/ ibu/ saudara/i auksilier dan ajutorian yang senantiasa mendoakan Legio Maria. Berikut adalah buah dari doa teman-teman auksilier dan ajutorian, sekaligus karya dari teman-teman aktif dan pretorian.


JAKARTA

Komisium Our Lady Of The Holy Family – Jakarta Timur: Terdiri dari 2 Kuria, 10 presidium senior, dan 2 presidium junior. Dalam laporan semesternya, komisium ini melaporkan bahwa selama tahun 2020, terdapat penambahan 6 anggota aktif dan 34 auksilier. Sebuah presidium junior bernama Presidium Bintang Kejora di paroki Cililitan telah disahkan. Selain itu, di paroki Bidaracina juga telah terlaksana rapat percobaan presidium junior.
Tugas inspiratif yang di-sharing-kan oleh komisium ini dalam laporan semester adalah kunjungan mereka ke museum benda-benda Alkitab Yerushalayim.

Kuria Ratu Para Kudus – Jakarta Selatan 1: Terdiri dari 7 presidium di Paroki Cilandak dan 4 presidium di Paroki Blok B. Dalam laporan semesternya, kuria ini sudah mulai melakukan rapat kuria online via aplikasi Zoom sejak Juni 2020. Sebelum pandemi Covid-19, sudah terdapat beberapa umat di Paroki Blok Q yang berkumpul dan berdoa Tessera bersama. Namun proses pembentukan presidium ini terpaksa terhenti karena kondisi pandemi. Mohon doa dan bantuan saudara/i mendukung pembentukan presidium di Blok Q ini.


MEDAN

Regia Ratu Para Syahid – Medan: Terdiri dari 3 komisium, 5 kuria, dan 12 presidium yang tersebar di seluruh provinsi di pulau Sumatera, kecuali provinsi Lampung. Misa mingguan sudah dapat dilaksanakan di beberapa daerah dan legioner membantu pastor paroki dalam pelaksanaan misa dengan pembatasan tersebut. Selama masa pandemi Covid 19 ini, rapat regia sudah diadakan secara online namun tingkat kehadiran menurun dan banyak laporan dewan/presidium yang ditunda. Selain itu, masih terdapat dewan komisium/kuria yang tidak mengadakan rapat karena kurang memahami teknologi, kondisi geografis tidak memadai yang menyebabkan sinyal untuk internet kurang bagus, dan adanya prinsip bahwa rapat tidak sempurna jika tidak dilakukan secara tatap muka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *