Berita Konsilium Agustus 2020

Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan kehidupan manusia. Namun demikian, Legio Maria di mana pun berada, tetap berusaha untuk merasul. Berikut ini beberapa cerita dari para legioner di negara maju dan berkembang. Sumber : https://www.legionofmary.ie/


AMERIKA SERIKAT

Negara besar ini memiliki 9 Senatus dan 2 Regia. Rapat dilakukan secara virtual. Di beberapa senatus ada anggota Legio yang meninggal akibat virus Covid-19. Semoga Bapa Surgawi membawa para legioner ini dalam damai abadi di surga karena kerahiman Allah.

Di Senatus Houston, para legioner melakukan doa novena dan rosario selama 54 hari sejak Perayaan Maria Diangkat ke Surga dengan intensi agar wabah virus Covid-19 segera berakhir. Sedangkan di Senatus St. Louis, ada anggota yang melakukan evangelisasi melalui internet. Sebelum wabah Covid-19 terjadi, Senatus New York banyak melakukan kunjungan rumah dan membawa banyak orang kembali ke Gereja, bahkan di sebuah paroki, presidium baru beranggotakan 8 orang berhasil terbentuk.

Selama wabah Covid-19, tugas-tugas yang dilakukan Regia Arlington antara lain : kontak auksilier lewat telpon, mengirimkan kartu ucapan bagi para pasien, pendalaman Kitab Suci, dan presentasi kehidupan Edel Quinn secara virtual.

Senatus Cincinnati melakukan doa rosario virtual bersama para lansia di panti wreda dan mengajak para auksilier berpartisipasi. Selain itu, pada masa pandemi, para anggota ditingkatkan keanggotaannya menjadi pretorian.

Senatus San Fransisco melakukan kunjungan penjara secara virtual dan berdoa di depan patung Bunda Maria di depan rumah-rumah perawatan. Mereka juga mengadakan seminar “Buku Pegangan Legio sebagai sarana kateketik.”

Di Senatus Chicago, sebuah presidium membantu pastor paroki mensterilkan gereja tiap akhir pekan. Sebuah presidium di Senatus Boston membuat masker dan berbelanja untuk para lansia selama PSBB.


HINDIA BARAT

Hindia Barat memiliki Senatus di Haiti dan Puerto Rico, serta dua senatus lainnya di Republik Dominicana. Ada pula sebuah Regia di Trinidad dan Tobago.

Para legioner melakukan kontak telpon kepada auksilier dan orang sakit, menghibur keluarga yang berduka akibat Covid-19, mengajak umat ikut misa live streaming, serta berdoa bersama penderita depresi. Di Republik Dominicana ada 38 anggota legio yang meninggal akibat virus Covid-19. Semoga Bapa Surgawi membawa mereka dalam damai abadi di surga.

Di Regia Trinidad dan Tobago para legioner sudah mulai rapat sejak Juli 2020. Mereka berhasil membentuk presidium junior di sekolah khusus anak perempuan. Uskup Agung memberi tantangan untuk membentuk 100 presidium junior sampai dengan 7 September 2021!


ITALIA

Komisium Padua tidak bisa mengadakan rapat sejak Februari 2020 dan merupakan daerah terparah yang terpapar Covid-19. Sekretaris komisium adalah seorang dokter dan ia mengajak para perawat untuk berdoa dan bernyanyi bagi para pasien, serta mendoakan pasien yang menghadapi ajal.

Di Senatus Roma sebagian dewannya sudah mulai rapat.


IRLANDIA

Para legioner mengadakan rapat virtual serta membagikan leaflet doa rosario dan Frank Duff dalam kotak-kotak surat di perumahan-perumahan.

Dalam rangka persiapan 100 tahun LM, Myra House, rumah pertama tempat berdirinya Legio Maria akan direnovasi. Selain itu, para legioner juga berdoa bagi proses kanonisasi Hamba Allah Frank Duff.


AFRIKA

Nigeria. Memiliki 2 senatus dan 3 regia. Tugas-tugas yang dilakukan antara lain, kunjungan rumah, rumah sakit, juga rumah pelacuran, banyak orang yang kembali ke Gereja dan perkawinan diteguhkan.

Tanzania. Presidium yang pernah didirikan oleh Yang Terberkati Edel Quinn masih berdiri dan saat ini memiliki 10 anggota aktif dan 2 auksilier. Presidium yang terletak di Regia Dar-es-Salaam ini melakukan kunjungan rumah sakit dan penderita kanker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *